Saya baru saja membuat weblog. Ketinggalan banget yah? Saat banyak orang sudah pada malang-melintang sebagai blogger, bahkan di Malaysia sudah ada dua orang yang ditangkap gara-gara isi weblog-nya, saya baru memulai.
Tapi jangan kuatir, meski saya blogger baru, namun jasa terjemah yang saya tawarkan bukanlah pekerjaan baru bagi saya. Awalnya sih, sekadar bantu-bantu teman dan kolega. Juga menyalurkan kegemaran saya memerhatikan bahasa-bahasa. Lama-lama keasyikan dan kebiasaan ini berubah sifat menjadi layanan komersial.
Pekerjaan menerjemah (sebagian menuliskannya penterjemah, padahal huruf “t” pada awal kata terjemah mestinya luluh sebagaimana tiga huruf lainnya: k, p, dan s) bukanlah sekadar memahami dengan baik bahasa sumber, termasuk budaya, konteks, dan lain-lain yang melatarbelakangi terciptanya naskah, lalu menyampaikan kembali dalam bahasa target. Pemahaman bahasa target beserta berbagai macam pernak-perniknya juga perlu. Hal ini penting, agar bahasa target bisa dipahami sepenuhnya oleh pembaca, tidak asal bunyi – bahkan ada yang tidak bisa “bunyi”. Seringkali kita menemui, bahasa asli lebih mudah dipahami daripada membaca terjemahannya.
Sekian dahulu pembukaan dari saya. Mohon doa restu, agar apa yang hendak saya sampaikan pada posting-posting berikutnya bisa memberi manfaat kepada khalayak.
Salam.
Monday, February 12, 2007
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment